Beberapa bulan lalu, publisher di Indonesia dikejutkan dengan aksi banned besar-besaran oleh Google Adsense. Dari publisher pemula yang nilai pendapatannya masih berkutat di angka satu digit, hingga para master adsense dengan pengalaman bertahun-tahun malang-melintang di dunia adsense dengan penghasilan lima digit angka terkena badai banned ini.
Tidak masalah besar kecilnya pelanggaran yang dilakukan, semua disapu bersih -bahkan ada yang tidak tahu apa sebenarnya kesalahan mereka ikut terkena badai. Yang jelas, dalam email-email yang dikirimkan pada publisher, Google Adsense menjelaskan jika tindakan itu dilakukan untuk melindungi pengiklan mereka dari kerugian secara finansial.
Kerugian finansial pengiklan, itulah yang menjadi entri point prahara banned besar-besaran kemarin. Artinya, google mensinyalir, ada tindakan-tindakan publisher yang melanggar aturan main mereka, dan jelas, itu merugikan pihak pengiklan. Apa saja tindakan-tindakan itu? Banyak sekali, beberapa mungkin sering kita temui saat berselancar di internet, mencari bahan-bahan untuk bacaan atau referensi.
Blogger Nakal dan Curang
Anda pasti pernah mengalami, mencari data di search engine, saat mengklik situs atau blog yang ditampilkan mesin pencari, konten yang ingin kita baca tersebut ternyata tidak ada, hanya penjelasan, pencarian anda tentang "kata kunci" 0. Atau jika konten yang dicari ada, terganggu dengan tampilan iklan yang begitu banyak, dalam satu halaman bisa lebih dari lima jenis iklan adsense. Belum lagi yang memakai script-script iklan nakal seperti script auto klik, hidden klik, bahkan iklan floating tanpa menyertakan tombol close. Apa mereka pikir google adsense tidak mengawasi hal-hal seperti ini?Apa mereka tidak tahu term of service (aturan main) google adsense? Mungkin saja, banyak pemula yang terlalu bersemangat hingga lupa membaca ToS, atau publisher yang memang malas, enggan membaca dan mempelajari isi ToS google adsense. Tapi untuk pengguna, script-script nakal yang saya ceritakan diatas, saya yakin mereka sudah tahu isi ToS. Mereka hanya tidak perduli, dan merasa bisa mengakali aturan main tersebut.
Itu memang urusan masing-masing orang, tidak perlu usil. Saya cuma ingin mengajak teman-teman publisher, lama atau baru, untuk bermain dengan jujur. Pahami baik-baik apa isi ToS google adsense. Pelajari SEO dengan baik, karena SEO adalah senjata utama seorang publisher. Tapi, seperti layaknya sebuah senjata, gunakan SEO dengan bijaksana. Tanpa kebijaksanaan, bisa merugikan orang lain, bahkan diri sendiri.
Untuk itu, mari kita pelajari dan coba pahami apa sebenarnya inti ToS google adsense itu. Berikut ini hasil saya berkeliling mencari berbagai sumber yang membahas tentang Google Adsense, Banned dan ToS adsense.
Point-point Utama ToS AdSense
- Jangan serakah ingin memiliki lebih dari satu akun. Toh satu akun boleh dipakai beberapa website/blog.
- Jangan coba-coba mengubah kode Adsense.
- Jangan Pernah klik sendiri iklan, atau meminta teman mengklik iklan kita.
- Tidak menempatkan informasi yang persuasif/ membujuk mengklik iklan dalam bahasa apapun.
- Jangan mengirimkan iklan adsense melalui email.
- Jangan menempatkan iklan adsense berdekatan dengan gambar/ thumnail gambar dengan harapan pengunjung salah klik gambar jadi iklan.
- Jangan menempatkan lebih dari 3 adsense unit iklan, 3 ads link dan 2 kotak pencarian pada halaman web.
- Jangan tempatkan adsense pada website/blog porno, warez, mp3 download atau konten ilegal.
- Jangan berikan informasi CTR, eCPM pada orang lain.
- Menggabungkan adsense dengan iklan text lain diizinkan, tapi gunakan warna atau bentuk yang berbeda.
- Judul label hanya boleh 'link sponsor'; 'iklan'; atau 'advertisements' saja.
- Saat iklan di klik pengunjung, jangan diarahkan membuka windows baru.
- Dilarang menempatkan iklan sebagai popup/popunder dan sejenisnya.
- Website/blog harus memiliki Privacy Policy. (privacy policy harus menjelaskan juga tentang Double Click DART cookie). Klik untuk cara membuat privacy policy.
- Tidak menjadikan iklan Adsense sebagai iklan alternatif. Misalnya pasang iklan Chitika/ yang lain, kemudian saat iklan tidak bisa tampil, adsense dijadikan alternatif iklan.
- Tempatkan iklan adsense dalam web/blog dengan bahasa yang sudah di support oleh google adsense. Bahasa Indonesia sepertinya sudah di support saat ini.
- Hindari memasang iklan dan keyword yang berlebihan
- Jangan pasang iklan di website yang berisi auto konten atau copy paste mentah.
- Dilarang memasang text ads link dekat dengan navigasi menu pada website atau blog
- Dilarang menempatkan iklan berdekatan dengan konten flash
Itulah kira-kira inti dari ToS AdSense. Dengan mengetahui aturan main dari google adsense, saya harap kita bisa lebih berhati-hati, sehingga bisa terhindar dari sapuan Banned Google AdSense.
Don't Forget, play smart and wise.
0 komentar:
Posting Komentar